Beranda › Perbandingan Biaya Transfer
Bandingkan Biaya Terima Pembayaran dari Klien Luar Negeri
Kalau klien dari luar negeri membayarmu, biaya yang tertulis di depan cuma sebagian dari yang hilang. Markup kurs jauh lebih sulit terlihat, dan itu yang mengambil sisanya. Masukkan jumlah pembayarannya dan lihat berapa yang benar-benar masuk ke rekeningmu di masing-masing layanan.
| Penyedia | Total biaya | Yang kamu terima | % hilang |
|---|
Kenapa akun dengan "biaya rendah" bisa tetap jadi yang paling mahal
Layanan pembayaran internasional mengambil untung dari dua sisi: biaya yang terlihat jelas dan markup kurs yang sering tidak kelihatan. Sebuah penyedia bisa mengiklankan persentase biaya yang rendah, lalu diam-diam menerapkan kurs yang beberapa persen lebih buruk dari kurs pasar yang sebenarnya. Pada pembayaran Rp30.000.000, markup tersembunyi sebesar 3% saja sudah memotong Rp900.000, yang sering lebih besar daripada "biaya" yang selama ini kamu perhatikan.
Kurs tengah pasar adalah angka yang harus kamu cek
Kurs tengah pasar (atau kurs antarbank) adalah kurs yang sebenarnya, yang muncul kalau kamu mencarinya di mesin pencari. Layanan yang mengonversi memakai kurs tengah pasar dan mengenakan biaya yang jelas biasanya paling murah untuk freelancer. Layanan yang menyembunyikan margin keuntungannya di dalam kurs justru yang ternyata lebih mahal dari kelihatannya. Waktu membandingkan, tanyakan ke setiap penyedia kurs berapa yang mereka pakai dan seberapa jauh selisihnya dari kurs tengah pasar.
Pilih cara terima uang yang cocok untuk pembayarannya
- Akun multi-mata uang memungkinkan kamu menyimpan dana dalam mata uang asing dan mengonversinya kapan saja kamu mau, jadi kamu tidak terpaksa menukar di saat kurs sedang jelek. Cocok kalau kamu menerbitkan invoice dalam beberapa mata uang berbeda.
- Pencairan ke kartu memang praktis, tapi sering punya total biaya paling tinggi. Cek dulu markup-nya sebelum otomatis memilih opsi ini.
- Transfer ke rekening bank lokal (penyedia layanan mentransfer langsung ke rekeningmu dalam Rupiah) sering jadi cara paling murah untuk menerima uang.
Rute yang biasa dipakai freelancer Indonesia
Di Indonesia, dana dari PayPal, Wise, atau Payoneer hampir selalu harus ditarik ke rekening bank lokal dulu sebelum bisa dipakai sehari-hari. Dari rekening bank itu, baru dipindahkan lagi ke GoPay, DANA, atau OVO kalau memang perlu untuk transaksi harian. Setiap perpindahan berpotensi memakan waktu dan biaya tambahan, jadi masukkan juga ongkos tarik ke bank dan biaya top-up e-wallet ke perhitunganmu, bukan cuma biaya dari penyedia pembayarannya saja.
Tagih dalam mata uangmu sendiri kalau memungkinkan
Kalau klien setuju membayar dalam mata uangmu sendiri (Rupiah), biaya konversinya jadi tanggungan mereka, bukan kamu. Ini tidak selalu bisa dilakukan, tapi tidak ada salahnya diminta, apalagi untuk kerja sama jangka panjang. Sampaikan hal ini sejak awal lewat invoice dan penawaran yang kamu kirim.
Akun multi-mata uang khusus biasanya lebih hemat dibanding payment processor umum untuk biaya lintas negara. Lihat rekomendasi alat pembayaran lintas negara kami →
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah ini biaya asli yang berlaku sekarang?
Bukan. Ini estimasi yang bisa diubah, hanya untuk menunjukkan cara kerja perbandingannya. Penyedia layanan sering mengubah tarifnya, dan besarannya tergantung negara serta jenis akunmu. Masukkan angka asli dari akunmu sendiri untuk hasil yang akurat.
Apa itu markup kurs (FX markup)?
Selisih antara kurs yang diberikan penyedia layanan dan kurs tengah pasar yang sebenarnya. Ini biaya tersembunyi di luar biaya yang tertulis, dan seringkali jumlahnya justru lebih besar dari biaya itu sendiri.
Mana yang paling murah secara keseluruhan?
Tergantung koridornya (mata uang mana ke mana) dan jumlahnya. Coba masukkan angka aslimu di sini. Sebagai patokan umum, penyedia yang mengonversi di kurs tengah pasar dengan biaya yang transparan biasanya lebih hemat dibanding yang menyembunyikan margin di dalam kurs.